Blogger templates

Map

3 Des 2012

3. MODEL SISTEM UMUM PERUSAHAAN


PENDAHULUAN
Pernahkan kita mendengar bahwa ada sebuah perusahaan yang tidak dapat bertahan ditengah persaingan ekonomi global sehingga mereka harus menurunkan gaji pokok serta memutasi karyawan, bahkan ada yang menutup perusahaan dan mengeluarkan karyawan. Hal ini terjadi karena adanya model sistem yang kurang tepat terhadap perusahaan bersangkutan. Dalam sebuah organisasi tentunya terdapat banyak permasalahan atau tantangan dalam mencapai sebuah tujuan. Oleh karena itu pembuatan model dan pendekatan yang tepat dalam mengatisipasi datangnya masalah adalah sebuah keharusan.
PEMBAHASAN
§  Definisi Model : penyederhanaan dari suatu objek. Model mewakili sejumlah objek atau aktifitas yang disebut entitas.
§  Jenis-jenis model
1.      Model Fisik
Model yang menggambarkan entity dengan tiga dimensi. Biasanya model ini berukuran lebih kecil dari aslinya. Seperti boneka, mobil-mobilan, prototype rancangan, dsb
2.      Model Naratif
Model yang menjelaskan entity secara tertulis/ lisan. Model ini digunakan sehari-hari. Co/: Penjelasan tertulis komputer, penjelasan lisan melalui sistem komunikasi.
3.      Model Grafis
Model yang mewakili entitasnya dengan abstraksi garis, simbol & bentuk. Seringkali disertai dengan penjelasan naratif.
Co/: laporan-laporan, alat pemecahan / analisis masalah seperti flowchart, DFD.
4.      Model Matematis
Model yang disajikan dalam rumus matematika atau persamaan
Co/: BEP = TFC / P – C
BEP : Break Event Point, TFC : Total Fixed Cost, P : Price, C : Cost

§  Kelebihan :
-          Tidak mengenal geografis (siapa saja yg mengerti simbol matematis tentu dapat mengerti model tersebut)
-          Ketepatan hubungan diantara bagian dari suatu obyek dapat dideskripsikan.




Sistem Konsep
1.      Sistem Simpul tertutup.
Sistem yang mempunyai simpul feedback & mekanisme kontrol.


Perusahaan bisnis yang memiliki simpul feedback & mekanisme kontrol. Simpul feedbacknya adalah informasi. Mekanisme kontrolnya adalah manajemen perusahaan. Manajemen menggunakan informasi sebagai dasar untuk membuat perubahan dalam sistem fisik.

2.      Sistem simpul terbuka.
Sistem yang tidak mempunyai simpul feedback & mekanisme kontrol.

Co/: Pemanas ruang listrik yang kecil & tidak mempunyai mekanisme pengaturan sendiri untuk memberikan temperatur ruang yang tetap. Bila pemanas ini dipasang maka akan mengeluarkan panas yg banyak atau sedikit.
Dimensi-dimensi Informasi
1.      Relevansi
2.      Akurasi
3.      Ketepatan Waktu
4.      Kelengkapan






Model Sistem Umum Perusahaan
PENDEKATAN SISTEM

Manajer terlibat dalam pemecahan masalah untuk pengambilan keputusan yang efektif dan efisien. Sistem Konseptual adalah suatu sistem pemecahan masalah yang terdiri dari manajer, informasi dan standar. 2 elemen lain masuk dalam proses perubahan masalah menjadi solusi (solusi alternatif dan kendala).

TAHAPAN PEMECAHAN MASALAH DENGAN MENGGUNAKAN PENDEKATAN SISTEM
1.      Usaha Persiapan
o   Memandang perusahaan sebagai suatu sistem.
o   Mengenal sistem lingkungan.
o   Mengidentifikasi subsistem perusahaan.
2.      Usaha Definisi
o   Bergerak dari tingkat sistem ke subsistem.
Tujuannya : mengidentifikasi tingkat sistem tempat persoalan berada.
o   Menganalisis bagian-bagian sistem dalam suatu urutan tertentu :
1.      Mengevaluasi standar.
2.      Membandingkan output dengan standar.
3.      Mengevaluasi manajemen.
4.      Mengevaluasi pemroses informasi.
5.      Mengevaluasi input dan sumber daya input.
6.      Mengevaluasi proses.
3.      7.Mengevaluasi sumber daya output.
4.      Usaha Persiapan
o   Pertimbangan alternatif yang layak.
o   Mengevaluasi berbagai solusi alternatif.
o   Memilih solusi terbaik.
o   Menerapkan solusi.
o   Memastikan bahwa solusi tersebut efektif.

FAKTOR MANUSIA YANG MEMPENGARUHI PEMECAHAN MASALAH
3 Kategori manajer dalam merasakan masalah :
1.      Penghindar masalah (Problem Avoider), manajer mengambil sikap positif dan menganggap semua baik-baik saja.ia berusaha menghalangi kemungkinan masalah dengan mengabaikan informasi.
2.      Mengumpulkan Informasi/Pencari masalah (Problem Seeker)) :
a.       Gaya teratur, mengikuti gaya management by exception dan menyaring segala sesuatu yang tidak berhubungan dengan area minatnya.
b.      Gaya menerima, manajer jenis ini ingin melihat semuanya, kemudian menentukan apakah informasi tersebut bernilai baginya/orang lain dalam organisasi.
3.      Menggunakan informasi untuk memecahkan masalah/Pemecah masalah ( Problem solver) :
a.       Gaya sistematik, manajer memberi perhatian khusus untuk mengikuti suatu metode yang telah ditetapkan. Co. : pendekatan sistem.
b.      Gaya intuitif, manajer tidak menyukai suatu metode tertentu tetapi menyesuaikan pendekatan dengan situasi.



Kesimpulan
Dalam model sistem umum perusahaan kita dapat membuat sebuah model perusahaan berupa model fisik, naratif, grafis dan matematis. Jenis-jenis model tersebut berguna untuk membantu manajer untuk mengambil keputusan guna menentukan keberlangsungan hidup sebuah paerusahaan atau organisasi. Jadi dalam membuat sebuah organisasi atau perusahaan haruslah dibuat terlebih dahulu model sistemnya.

Source :

2 Des 2012

2. E-COMMERCE


A.   Perdagangan Melalui Jaringan Elektronik
Sumber daya manusia memiliki perhatian khusus pada masyarakat global dan serikat buruh. Jasa informasi berhubungan dengan pemasok perangkat keras dan perangkat lunak. Jasa informasi memainkan peranan yang berubah dan menentukan dalam hubungannya dengan lingkungan. Dan Pelayanan pelanggan melalui teknologi informasi menjadi semakin penting.
Perdagangan melalui jaringan elektronik dapat kita artikan secara sempit, bisa dikatakan perdagangan tersebut hanya mencakup transaksi bisnis yang merupakan hubungan antara pelanggan dengan pemasok dengan memanfaatkan jaringan internet, sehingga mempunyai anggapan bahwa tidak ada alternatif komunikasi dengan cara lain.
Saat ini kita dapat mendefinisikan bahwa perdagangan melalui jaringan elektronik (internet) itu melalui penggunaaan komputer untuk memudahkan semua operasi-operasi perusahaan. Operasi-operasi itu bersifat internal yaitu, dilakukan oleh perusahaan dalam bidang fungsional keuangan sumber daya manusia, jasa informasi, manufaktur, dan pemasaran. Beberapa bidang memiliki peranan utama untuk elemen-elemen tertentu. Sebagai contoh elemen keuangan, elemen keuangan berhubungan dengan masyarakat (nasabah/customer), dan pemegang saham. Kemudian, elemen jasa informasi mempunyai hubungan dengan pamasok perangkat keras dan perangkat lunak. Lalu, elemen manufaktur mempunyai tanggung jawab dalam hubungan dengan pamasok perusahaan dan serikat buruh.

·         Manfaat perdagangan melalui jaringan elektronik
Perusahaan-perusahaan yang ikut serta dalam perdagangan melalui jaringan elektronik harus menciptakan perbaikan di seluruh organisasi. Perbaikan tersebut diharapkan dapat menghasilkan 3 manfaat utama, yaitu :
1.      Pelayanan pelanggan yang lebih baik
2.      Hubungan dengan pemasok dan masyarakat keuangan yang lebih baik
3.      Pengembalian atas investasi pemegang saham dan pemilik yang meningkat
Manfaat-manfaat tersebut memiliki kontribusi akan suatu stabilitas keuangan perusahaan dan memungkinkannya suatu persaingan yang lebih baik lagi dalam dunia bisnis yang semakin terikat dalam memanfaatkan teknologi komputer.
·         Kendala perdagangan melalui jaringan elektronik
Dalam perdagangan melalui jaringan elektronik, tidak semua perusahaan terlibat dalam keramaian perdagangan melalui jaringan elektronik tersebut. Survei tahun 1996 menyatakan bahwa 60% perusahaan menunjukan bahwa mereka tidak menerapkan pedagangan melalui jaringan elektronik dan tidak memiliki rencana untuk melakukannya dalam tiga tahun yang akan datang. Alasannya yaitu faktor keamanan. Mereka menunjukkan sikap kehati-hatiannya. Kendala perusahaan-perusahaan tersebut adalah:
1.      Biaya tinggi
2.      Masalah keamanan
3.      Perangkat lunak yang belum mapan atau belum tersedia
4.      Tidak semua perusahaan ikut dalam keramaian perdagangan melalui jaringan elektronik.

·         Jalan menuju perdagangan melalui jaringan elektronik
Ketika perusahaan memutuskan bahwa manfaat perdagangan melalui jaringan elektronik dapat diantisipasi dengan membuat suatu “jalan” keluar, mereka memahami bahwa penerapannya akan manjalankan suatu tugas besar. Rencana bisnis strategis akan mewujudkan suatu komitmen untuk menggunakan perdagangan melalui jaringan elektronik dengan tujuan mencapai keunggulan strategis. Perusahaan pertama akan mengumpulkan intelijen/partner bisnis agar dapat memahami peran potensial yang bisa dijalankan oleh setiap elemen lingkungan perusahaan. Setelah itu akan muncul komitmen untuk membentuk suatu sistem antar organisasi (IOS) melalui pertukaran data elektronik (EDI), IOS dicapai dengan mengikuti siklus hidup sistem (sistem life cycle – SLC) atau malakukan rancang ulang proses (BPR). Maka akan terwujud sistem berorientasi jaringan yang menggunakan sambungan langsung, jaringan bernilai tambah, internet, atau kombinasi lainnya.
Manfaat IOS terbagi dalam dua kategori :
B.   Strategi perdagangan melalui jaringan elektronik
Strategi perdagangan melalui jaringan elektronik dapat dilakukan dengan sistem antar organisasai (IOS) yaitu suatu kombinasi perusahaan-peusahaan yang terkait sehingga mereka berfungsi sebagai sistem tunggal. Perusahaan-perusahaan yang membentuk IOS disebut mitra dagang atau mitra bisnis.

C.     Sistem antar organisasi

·         Manfaat IOS (Intra Organizational system), yaitu:

1.        Sebagai efisiensi komparatif  internal dan antar organisasi
2.        Sebagai kekuatan tawar menawar suatu perusahaan untuk menyelesaikan perselisihan antara pemasok dengan pelanggannya yang terkadang menguntungkan dirinya.
Kekuatan ini berasal dari 3 hal: 
a.        Keistimewaan produk yang unik
b.        Penurunan biaya yang berhubungan dengan pencarian
c.        Peningkatan biaya peralihan.


D.   Pertukaran data elektronik (EDI)

·         Hubungan EDI yang umum & Standar EDI
Yang terstruktur dan dapat dibaca oleh mesin secara langsung dari komputer ke komputer lain di antara beberapa relasi perusahaan. Hubungan EDI umumnya membentuk kaitan antara perusahaan dengan pemasoknya serta pelanggan. Dalam EDI memungkinkan terjadinya transfer dana secara elektronik sehingga memudahkan proses transaksi. Ada dua standar utama EDI, yaitu : The American National Standards Institute standar ASC X 12 (Amerika Utara), The EDIFACT International Standards (Eropa)

·         Tingkat penerapan EDI

1.      Pemakai tingkat satu : hanya satu atau dua set transaksi yang ditransmisikan ke sejumlah mitra dagang yang terbatas.
2.      Pemakai tingkat dua : banyak set transaksi yang ditransmisikan ke sejumlah mitra dagang.
3.      Pemakai tingkat tiga : aplikasi komputer disesuaikan dengan standart EDI. Tujuan tingkat satu dan dua adalah mengubah dokumen kertas menjadi dokumen elektronik. Tingkat penggunaan ini digambarkan sebagai pendekatan pintu ke pintu, karena hanya mempengaruhi komunikasi data dan bukan aplikasi.

·         Manfaat EDI
 Manfaat EDI secara Umum adalah:
1.        Mengurangi kesalahan
2.        Mengurangi biaya
3.        Meningkatkan efisiensi operasional
4.        Meningkatkan kemampuan bersaing
5.        Meningkatkan hubungan dengan mitra dagang
6.        Meningkatkan pelayanan pelanggan

Selain itu manfaat EDI secara detail adalah:
1.      Pertukaran informasi data dapat dilakukan antar aplikasi sehingga tidak perlu re-entry data dari sisi penerima dan tidak diperlukan proses printing dari sisi pengirim.
2.      Penyampaian atau penerimaan informasi dari dokumen lebih cepat dan aman, sehingga pelayanan dapat segera diperoleh tanpa perlu datang ke kantor.
3.      Meningkatkan pelayanan kepada pelanggan dengan mendukung terbentuknya electronic trading dan EDI merupakan pertukaran data elektronik yang telah disepakati.

E.     Teknologi perdagangan melalui jaringan elektronik
Perdagangan melalui Jaringan Elektronik transaksi bisnis yang menggunakan akses jaringan, sistem berbasis komputer, dan jaringan internet mempunyai jaringan elektronik ada 2 jenis :
1.      Business-to-Customer (B2C)
Perdagangan melalui jaringan elektronik yang berkenaan dengan transaksi antara sebuah perusahaan dengan pemakai akhir dari produk.
2.      Business-to-Business(B2B)
Perdagangan melalui jaringan elektronik yang berkenaan dengan transaksi antara perusahaan-perusahaan yang tidak melibatkan pemakai akhir dari produk.
Pilihan Teknologi :
1.       Sambungan Langsung (direct connectivity), bekerja sama dengan penyedia jasa telekomunikasi
2.       Jaringan Bernilai Tambah ( value-added network), jaringan ini disediakan oleh penjual yang bukan hanya menyediakan sirkuit tetapi juga menyediakan banyak jasa yang diperlukan untuk menggunakan sirkuit itu bagi EDI.
3.       Internet, memungkinkan suatu jaringan komunikasi global yang tidak hanya menghubungkan para mitra dagang tetapi juga mencakup para pelanggan.

Source :

1 Des 2012

1.PENGENALAN PADA MANAJEMEN INFORMASI


Pembahasan
Informasi (termasuk data) adalah salah satu jenis utama sumber daya yang tersedia bagi manajer, selain Manusia, Material, Mesin dan Uang. Sumber daya manusia, material, mesin dan uang digunakan istilah sumber daya fisik sedangkan Informasi dan data dengan istilah sumber daya konseptual. Informasi dapat dikelola seperti halnya sumber daya yang lain. Semakin besar skala operasi perusahaan, manajer semakin mengandalkan informasi dan sangat mungkin menggangap informasi sebagai sumber daya mereka yang paling berharga.
Manajemen Informasi
Adalah seluruh aktifitas memperoleh informasi, menggunakannya seefektif mungkin, dan membuangnya pada saat yang tepat (McLeod, 1998)
·         Pentingnya Manajemen Informasi dalam Perusahaan

 Ada 2 alasan kenapa para manajer sekarang ini, memberikan perhatian yang semakin besar terhadap manajemen informasi.
Alasan pertama:
Kompleksitas kegiatan bisnis yang semakin meningkat yaitu:
1.       Pengaruh Ekonomi Internasional
2.       Persaingan Dunia
3.       Kompleksitas Teknologi yang Meningkat
4.       Batas waktu yang Singkat
5.       Kendala kendala Sosial
Alasan kedua:
Ø  Kemampuan komputer yang semakin baik
Ø  Keberadaan alat untuk memecahkan masalah
Ø  Peranan Manajer dalam Pengelolaan Manajemen Informasi
Manajer adalah seseorang yang bertanggungjawab untuk mengarahkan penggunaan segala jenis sumber.
Ketrampilan yang harus dimiliki oleh manajer, yaitu :
1.       Komunikasi
Manajer menerima dan mengirimkan informasi dalam bentuk lisan dan tertulis.
2.       Pemecahan masalah
Pemecahan masalah sebagai semua kegiatan yang mengarah pada solusi suatu permasalah. Masalah dianggap sebagai sesuatu yang buruk , karena sedikit yang menganggap masalah sebagai sesuatu untuk meraih kesempatan.
Masalah secara negatif sebagai suatu kondisi atau kejadian yang berbahaya atau mungkin membahayakan suatu perusahaan , atau secara positif sebagai sesuatu yang menguntungkan atau mungkin menguntungkan . Hasil dari aktifitas pemecahan masalah adalah solusi. Selama pemecahan masalah, manajer terlibat dalam pengambilan keputusan (Decision Making), yaitu tindakan memilih dari beberapa alternatif tindakan. Keputusan (Decision) adalah suatu tindakan tertentu yang telah dipilih.
3.       Pemahaman komputer
Memahami komputer yaitu memiliki pengetahuan mengenai komputer yang mencakup pengertian mengenai istilah-istilah komputer, pemahaman mengenai keunggulan dan kelemahan komputer, serta kemampuan menggunakan komputer dsb.
4.        Pemahaman informasi
Memahami informasi yaitu pengetahuan yang meliputi bagaimana menggunakan informasi pada tiap tahap dari prosedur pemecahan masalah, di mana informasi diolah, dan bagaimana membagikan informasi dengan orang lain.
 Dalam pengelolaan manajemen informasi pada perusahaan , manajer sangatlah berperan penting, sehingga untuk mendukung hal tersebut manajer harus memiliki beberapa keahlian dan pengetahuan manajemen.
1.       Keahlian Manajemen
 Seorang manajer yang berhasil banyak memiliki keahlian, tetapi ada dua yang mendasar yaitu komunikasi dan pemecahan masalah.
a.       Keahlian komunikasi
Manajer menerima dan mengirimkan informasi dalam bentuk lisan dan tertulis. Komunikasi tertulis meliputi laporan, surat, memo, e_mail dan terbitan berkala. Komunikasi lisan terjadi saat rapat, menggunakan telpon,voice mail,meninjau fasilitas, makan bisnis, dan kunjungan sosial.
b.      Keahlian Pemecahan Masalah
Pemecahan masalah (Problem Solving) sebagai semua kegiatan yang mengarah pada solusi suatu permasalah. Masalah dianggap sebagai sesuatu yang buruk , karena sedikit yang menganggap masalah sebagai sesuatu untuk meraih kesempatan.
Masalah secara negatif sebagai suatu kondisi atau kejadian yang berbahaya atau mungkin membahayakan suatu perusahaan , atau secara positif sebagai sesuatu yang menguntungkan atau mungkin menguntungkan . Hasil dari aktifitas pemecahan masalah adalah solusi. Selama pemecahan masalah, manajer terlibat dalam pengambilan keputusan (Decision Making), yaitu tindakan memilih dari beberapa alternatif tindakan. Keputusan (Decision) adalah suatu tindakan tertentu yang telah dipilih.

2.       Pengetahuan manajemen
 Ada dua jenis pengetahuan manajer yang merupakan kunci di dalam manajemen informasi menggunakan komputer yaitu : Mengerti komputer dan mengerti informasi.
Mengerti komputer yaitu pengetahuan mengenai komputer yang mencakup pengertian mengenai istilah-istilah komputer, pemahaman mengenai keunggulan dan kelemahan komputer, serta kemampuan menggunakan komputer dsb.
Mengerti informasi yaitu pengetahuan yang meliputi bagaimana menggunakan informasi pada tiap tahap dari prosedur pemecahan masalah, di mana informasi diolah, dan bagaimana membagikan informasi dengan orang lain.
2.1. Manajer dan Sistem
Ahli-ahli manajemen sering mengatakan bahwa seorang manajer harus memandang organisasinya sebagai suatu sistem.
A.       Pengertian Sistem
Sistem adalah sekelompok elemen-elemen yang saling terintegrasi dengan maksud yang sama untuk mencapai suatu tujuan. Suatu oerganisasi seperti perusahaan atau area fungsional dalam perusahaan ( Pemasaran, Sumber Daya Manusia, Keuangan, Manufaktur, dll) cocok dengan definisi ini.
B.      Elemen Sistem
Sebuah sistem tidak memiliki kombinasi elemen yang sama, tetapi memiliki susunan dasar yang sama. ( Input, Output, Transformasi, Mekanisme pengendalian, Tujuan)
Sumber daya Manajemen Informasi :
1.       Sumber daya FISIK : manusia, mesin, material, uang.
2.       Sumber daya KONSEPTUAL : Informasi (termasuk data).
Tugas manajer mengelola sumber daya ini agar dapat digunakan secara efektif.
Keterampilan adalah kemampuan atau kemahiran di bidang tertentu.
Keterampilan teknis adalah kemampuan untuk menggunakan teknik proses atau pengetahuan.. Mereka menghadapi sesuatu.
Sejak manajer kurang dan panduan lebih, mengelola orang lain dapat memiliki efek korosif pada kemampuan Anda sendiri.. Banyak manajer menemukan bahwa keterampilan komputer mereka tidak sebagus orang-orang yang bekerja untuk mereka. Apa yang akan terjadi jika Anda kehilangan posisi manajerial? Dalam era ini proyek-proyek dan tim, mantan manajer harus tahu teknologi yang cukup untuk mendapatkan pekerjaan Jika Anda belum memperbarui keterampilan, kita mulai sekarang.
. Identifikasi suatu daerah dalam sebuah organisasi dan teknologi khusus sendiri.. Jelaskan bagaimana Anda akan dapat tetap up-to-date teknologi.
Sistem Manajemen Perusahaan
Manajemen dimulai dengan defenisi yang kompleks dan mencakup aspek-aspek penting pengelolaan, sehingga manajemen adalah proses perencanaan, pengorganisasian, pengarahan dan pengawasan usaha-usaha para anggotaorganisasi dan penggunaan sumber daya organisasi lainnya agar mencapai tujuanorganisasi yang telah ditetapkan melalui kerja sama dengan orang lain.Jadi, manajemen didefinisikan sebagai proses karena semua manajer,tanpa harus memperdulikan keterampilan para manajer, sehingga harusmelaksanakan kegiatan-kegiatan tertentu yang saling berkaitan untuk mencapaitujuan-tujuan yang mereka inginkan.Para ahli sepakat (Wickham Skinner, 1969) bahwa terdapat empat fungsi dasar yang dilaksanakan oleh manejer yaitu
Data dan Informasi
Data dan informasi telah digabungkan dalam pengelompokan jenis-jenis sumber daya , namun keduanya tidak sama. Data terdiri dari fakta-fakta dan angka-angka yang secara relatif tidak berarti bagi pemakai. Informasi adalah data yang telah diproses, atau data yang memiliki arti.
Perubahan data menjadi informasi dilakukan oleh pengolah informasi(information processor). Pengolah Informasi adalah salah satu elemen kunci dalam sistem koseptual, yang meliputi elemen-elemen komputer, elemen-elemen non komputer dan kombinasinya.
Komputer sebagai Elemen dalam Sisitem Informasi
Komputer menjadi suatu pendukung yang penting dalam merubah suatu data menjadi informasi-informasi yang di butuhkan.
Evolusi Sistem Informasi Berbasis komputer
Evolusi sistem informasi di bagi menjadi 5 yaitu :
1.        Fokus Awal pada Data
Pada awal perkembangannya (pertengahan abad dua puluh) penggunaan komputer hanya terbatas untuk aplikasi akuntansi. Nama yang diberikan untuk aplikasi akuntansi berbasis komputer adalah pengolahan data elektronik atau electronic data processing (EDP).
2.       Fokus pada Informasi
Seiring dengan berkembangnya teknologi komputer yang memiliki kemampuan proses yang lebih cepat, maka muncul konsep SIM yang menyadari bahwa aplikasi komputer harus diterapkan untuk tujuan utama menghasilkan informasi manajemen disetiap area fungsional dan level aktivitasnya.
3.       Fokus pada Pendukung Keputusan
Michael S. Scott Morton, Anthony Gorry dan Peter G. W. Keen, ilmuwan informasi pada Massachusetts Institute of Technology (MIT) memformulasikan konsep yang disebut sistem pendukung keputusan atau decision support system (DSS).
4.       Fokus pada Komunikasi
Pada saat DSS berkembang , perhatian juga difokuskan pada aplikasi komputer yang lain : otomatisasi kantor atau office automation (OA). OA memudahkan komunikasi dan meningkatkan produktifitas di antara para manajer dan pekerja kantor melalui penggunaan alat-alat elektronik.
5.        Fokus pada Konsultasi
Saat ini sedang berlangsung gerakan untuk menerapkan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI), bagi masalah-masalah bisnis. Ide dasar dari AI adalah bahwa komputer dapat diprogram untuk melaksanakan sebagian penalaran logis yang sama seperti manusia. Bagian khusus dari AI, yaitu sistem pakar atau expert system (ES), mendapat paling banyak perhatian. Sistem pakar adalah suatu sistem yang berfungsi sebagai seorang spesialis dalam suatu area.

Upaya Pencapaian Sistem Informasi Berbasis Komputer
Upaya agar dapat tercapainya sistem ini adalah kita harus dapat melakukan fase-fase yaitu :
·         Perencanaan
·         Analisis dan desain
·         Implementasi
·         Operasi dan kontrol



Sumber : http://emeliadesriyanti.blogspot.com/2012/10/pengenalan-pada-manajemen-informasi.html